LOMBOK TENGAH, PERSBIRU.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri SMA Islam Terpadu (IT) Dhiaul Fikri. Tim Fahmil Al-Qur’an Putri yang memperkuat Kafilah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berhasil meraih Juara 1 pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.
Keberhasilan tersebut diraih dalam ajang MTQ NTB 2026 yang berlangsung di Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah, pada 9–15 Juni 2026.
Kompetisi tahunan ini mempertemukan peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di NTB dalam berbagai cabang perlombaan Al-Qur’an.
Raihan juara ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Pondok Pesantren Dhiaul Fikri dan Kabupaten Lombok Timur, tetapi juga membuka peluang untuk tampil di level yang lebih tinggi.
Tim Fahmil Quran Putri Lombok Timur dipastikan akan mewakili Provinsi NTB pada MTQ Nasional XXXI yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Tim juara Fahmil Al-Qur’an Putri tersebut diperkuat oleh tiga santri SMA IT Dhiaul Fikri, yakni Nafila Nishfi Laely Gunawan yang berasal dari Desa Sukarara, Kecamatan Sakra Barat dan bertugas sebagai juru bicara (jubir) tim, Salwa Sabrina Ahmad dari Kecamatan Terara, serta Yusiana yang juga berasal dari Desa Sukarara, Kecamatan Sakra Barat.
Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Dhiaul Fikri, TGH Gunawan Ruslan, Lc, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih para santri setelah melalui proses latihan yang panjang dan penuh tantangan.
“Santri kami di SMA Islam Terpadu Dhiaul Fikri telah menjalani proses latihan yang sangat panjang dan penuh perjuangan. Mereka belajar dengan disiplin, menuntaskan tumpukan silabus serta paket soal yang sangat tebal. Bahkan di beberapa momen mereka hampir menyerah karena beratnya proses yang harus dilalui,” ujarnya.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah yang terus dijaga selama masa persiapan.
Ia berharap kemenangan ini dapat menjadi inspirasi bagi para santri untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun dalam memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan hasil terbaik. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Prestasi pada MTQ NTB 2026 ini semakin menegaskan komitmen Pondok Pesantren Dhiaul Fikri dalam mencetak generasi Qurani yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.
Kini, harapan masyarakat Lombok Timur dan Provinsi NTB tertuju pada para juara MTQ yang akan berjuang membawa nama daerah di MTQ Nasional XXXI Semarang.
Dukungan dan doa terus mengalir agar prestasi membanggakan kembali dapat dipersembahkan di panggung nasional.(PB02)






