JAKARTA, PERSBIRU.COM – Persatuan Karate Bhayangkara Presisi memperkuat struktur organisasinya. Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H. dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen), mendampingi Ketua Umum Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor Kep/328/III/2026 tentang Pengukuhan Pengurus Persatuan Karate Bhayangkara Presisi.

Masuknya Dewa Wijaya ke jajaran inti kepengurusan membawa mandat yang tidak ringan. Sebagai Sekjen, ia akan berperan dalam menggerakkan roda organisasi sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet agar lebih terarah dan berkelanjutan.

Dewa Wijaya mengatakan amanah tersebut akan dijalankan dengan fokus pada penguatan organisasi, peningkatan kualitas pembinaan atlet, serta perluasan kesempatan bertanding bagi para karateka Bhayangkara Presisi.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Fokus kami memperkuat organisasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta membuka ruang kompetisi yang lebih luas bagi Karate Bhayangkara Presisi,” ujar Kombes Pol Dewa Wijaya.

Menurut dia, prestasi olahraga tidak cukup dibangun hanya melalui latihan rutin. Pembinaan atlet membutuhkan sistem yang terstruktur, kompetisi yang berkesinambungan, pendampingan, serta dukungan organisasi yang mampu menjaga seluruh program tetap berjalan.

Karena itu, penguatan manajemen menjadi salah satu perhatian dalam kepengurusan di bawah kepemimpinan Prof. Hermawan Sulistyo, yang akrab disapa Prof. Kikiek.

“Kami ingin membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan. Prestasi atlet tidak lahir secara instan, tetapi membutuhkan latihan, kompetisi, pendampingan serta organisasi yang solid,” kata Dewa Wijaya.

Selain pembinaan, pengalaman bertanding menjadi perhatian penting dalam agenda Karate Bhayangkara Presisi. Para atlet didorong tidak hanya menjalani latihan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk menguji kemampuan melalui berbagai kejuaraan.

Bagi Dewa Wijaya, kompetisi memiliki fungsi penting dalam mengukur sejauh mana proses pembinaan berjalan. Pengalaman menghadapi lawan dalam pertandingan juga menjadi bagian dari proses pembentukan mental dan kemampuan atlet.

“Kami akan mendorong atlet agar tidak hanya aktif berlatih, tetapi juga memiliki pengalaman bertanding yang cukup. Kompetisi menjadi bagian penting untuk mengukur hasil pembinaan,” ujarnya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan Karate Bhayangkara Presisi menghadapi berbagai agenda kompetisi ke depan, termasuk Kejuaraan Karate Piala Kapolri.

Target tersebut memiliki modal awal. Sebelumnya, Kontingen Karate Bhayangkara Presisi berhasil mencatatkan prestasi dengan keluar sebagai juara umum Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026 di Malang.

Capaian tersebut menjadi energi tambahan bagi organisasi untuk menjaga kesinambungan pembinaan sekaligus mendorong atlet meningkatkan level prestasinya.

Bagi Dewa Wijaya, prestasi di arena pertandingan dan kekuatan organisasi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Organisasi yang solid diperlukan untuk memastikan program pembinaan berjalan konsisten, sementara pembinaan yang baik harus bermuara pada peningkatan kualitas dan prestasi atlet.

Dengan mandat sebagai Sekjen, Dewa Wijaya menempatkan penguatan fondasi organisasi sebagai bagian penting dari langkah awalnya.

Manajemen organisasi, pembinaan atlet, pengelolaan kompetisi hingga pengembangan prestasi akan menjadi bagian dari fokus kepengurusan.

Ia berharap Karate Bhayangkara Presisi dapat terus berkembang dan memberikan ruang yang semakin luas bagi atlet untuk berproses dan berprestasi.

“Kami ingin Karate Bhayangkara Presisi terus berkembang. Organisasi harus solid, pembinaan harus berjalan, atlet harus mendapat kesempatan bertanding serta prestasi harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan atlet merupakan kerja bersama. Karena itu, sinergi antara pengurus, pelatih, atlet dan seluruh pihak yang mendukung perkembangan olahraga karate menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan program.

Dengan kepengurusan baru tersebut, Karate Bhayangkara Presisi membawa agenda yang tidak hanya berorientasi pada capaian jangka pendek, tetapi juga membangun sistem pembinaan yang dapat melahirkan atlet berprestasi secara konsisten.

Dewa Wijaya pun meminta dukungan seluruh pihak agar mandat yang diembannya sebagai Sekjen dapat dijalankan secara maksimal.

“Mohon dukungan semua pihak. Kami akan bekerja bersama untuk memajukan Karate Bhayangkara Presisi, serta melahirkan atlet-atlet yang mampu membawa nama baik Polri di berbagai kompetisi,” pungkas Dewa Wijaya.(PB01)