JAKARTA, PERSBIRU.COM – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Legislatif Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti 73 anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota dari Partai Gelora itu akan berlangsung di Jakarta pada 13-15 Juni 2026.

Mengusung tema “Penguatan Fungsi Anggota Dewan Partai Gelora dalam Mewujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Aspiratif”, Bimtek II tahun ini difokuskan pada penguatan kapasitas anggota legislatif dalam bidang anggaran dan pengelolaan keuangan daerah.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, dijadwalkan membuka kegiatan tersebut.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora, Mahfuz Sidik, mengatakan pelaksanaan Bimtek sengaja digelar di tengah meningkatnya ketidakpastian situasi global yang berpotensi memengaruhi kondisi sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia.

Menurutnya, para anggota DPRD perlu memiliki pemahaman yang utuh mengenai perkembangan geopolitik dunia agar mampu menjelaskan dampaknya kepada masyarakat secara objektif dan konstruktif.

“Persoalan yang dihadapi Indonesia saat ini juga dialami banyak negara lain karena merupakan fenomena global. Karena itu, anggota dewan perlu memahami situasi tersebut agar dapat memberikan penjelasan yang tepat kepada masyarakat,” kata Mahfuz Sidik, Kamis (11/6/2026).

Mahfuz menegaskan, peran anggota legislatif tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menghadirkan pendidikan politik yang sehat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

“Bukan justru ikut memprovokasi kekecewaan publik. Yang lebih penting adalah mengedepankan pendidikan politik yang baik dan memberikan informasi yang positif kepada masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa ruang kritik dan kebebasan masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap harus dijaga.

Menurut Mahfuz, anggota DPRD memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kemampuan memahami dinamika global dan dampaknya terhadap daerah menjadi semakin penting.

Bimtek kali ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya diselenggarakan pada 2-5 Oktober 2025. Selain memperkaya wawasan mengenai perkembangan global, kegiatan tersebut juga akan menjadi forum konsolidasi dan pengarahan bagi para wakil rakyat dari Partai Gelora.

“Kami akan memberikan berbagai informasi mengenai perkembangan situasi dunia dan dampaknya terhadap kondisi domestik. Selain itu, DPP Partai Gelora juga akan memberikan arahan mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan anggota dewan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Bimtek II, Muhammad Rozai, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Partai Gelora dalam meningkatkan profesionalisme dan kapasitas kader yang duduk di lembaga legislatif.

Menurut Rozai, fokus utama Bimtek II adalah memperkuat kemampuan teknis dan strategis anggota DPRD dalam menghadapi dinamika politik serta tata kelola anggaran daerah.

“Perkembangan politik global yang sangat dinamis saat ini memiliki dampak hingga ke sektor keuangan daerah. Karena itu, peningkatan kapasitas anggota legislatif menjadi sangat penting,” kata Rozai.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan berbagai materi terkait tata kelola keuangan daerah, pengawasan anggaran, hingga perkembangan politik nasional dan global dari sejumlah narasumber berkompeten.

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, dijadwalkan memberikan materi mengenai antisipasi perubahan kebijakan serta tantangan menuju Pemilu 2029, pada Minggu (14/6/2026).

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI sekaligus Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, akan menyampaikan perkembangan terbaru mengenai dinamika geopolitik global dan implikasinya bagi Indonesia.

Rangkaian Bimtek II Partai Gelora akan ditutup oleh Sekretaris Jenderal Partai Gelora, Mahfuz Sidik, pada Senin (15/6/2026).(PB01)