JAKARTA, PERSBIRU.COM – Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menilai pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kondisi ekonomi Indonesia apabila pemerintah belum mampu menetapkan skala prioritas pembangunan secara tepat.

Menurut JK, akar persoalan ekonomi saat ini bukan terletak pada siapa yang menduduki kursi Menkeu, melainkan pada arah kebijakan pemerintah dalam menentukan program-program prioritas yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Karena sejak awal presiden sudah salah dalam menentukan skala prioritas program pembangunan,” kata JK.

Pernyataan tersebut disampaikan JK saat menanggapi berbagai spekulasi terkait efektivitas kebijakan fiskal pemerintah dan wacana pergantian pejabat di sektor ekonomi.

Ia menyoroti sejumlah program strategis yang membutuhkan anggaran besar, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, program-program tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap APBN apabila tidak diimbangi dengan perencanaan dan prioritas yang matang.

Meski demikian, JK menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari besarnya dana yang dialokasikan pemerintah.

Yang lebih penting adalah sejauh mana program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat dan menghasilkan dampak ekonomi yang nyata.

Menurutnya, prioritas pembangunan seharusnya difokuskan pada program yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya beli masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

JK juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus mampu menentukan arah pembangunan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar keinginan atau pertimbangan yang kurang relevan dengan tantangan ekonomi yang sedang dihadapi.

“Untuk menentukan skala prioritas, harus berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan kemauan,” tegasnya.

Pernyataan JK kembali memicu perdebatan publik mengenai efektivitas penggunaan APBN dan arah kebijakan fiskal pemerintah.

Di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung, penentuan prioritas anggaran dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, meningkatkan produktivitas, dan memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sejumlah pengamat menilai bahwa ketepatan dalam menentukan program prioritas akan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya tahan fiskal di masa mendatang.(PB01)