LOMBOK TIMUR, PERSBIRU.COM – Bukan sekadar mendirikan tenda dan bermalam di alam terbuka. Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Gabungan Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKM MTs) Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, menjadi ruang bagi ratusan peserta didik untuk belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga pentingnya bekerja sama.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut digelar di Objek Wisata Pemandian Loang Gali, Kecamatan Lenek, Lombok Timur. Pesertanya merupakan peserta didik dari sejumlah madrasah tingkat MTs di Kecamatan Jerowaru.
Berada jauh dari rutinitas pembelajaran di ruang kelas, para peserta diajak merasakan langsung pengalaman belajar melalui kegiatan kepramukaan dan aktivitas bersama di alam terbuka.
Bagi KKM MTs Kecamatan Jerowaru, Persami bukan hanya agenda tahunan untuk berkumpul dan berkemah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antarmadrasah sekaligus membentuk karakter peserta didik.
Ketua KKM MTs Kecamatan Jerowaru, Jumedan Hasyri, yang juga menjabat sebagai Kamabigus MTs NWDI Wakan, mengatakan pengalaman yang diperoleh peserta selama Persami diharapkan dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan Persami ini di samping untuk mempererat silaturahmi antar-madrasah, juga memberikan pembelajaran dan pengalaman kepada peserta didik. Mereka belajar tentang ketangguhan, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta bagaimana membangun kerja sama dengan teman-temannya,” ujar Jumedan.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda.
Pendidikan tidak hanya berlangsung melalui materi yang disampaikan di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung ketika peserta didik menghadapi berbagai situasi bersama kelompoknya.
Dalam kegiatan seperti Persami, peserta dituntut untuk belajar mengatur diri, mengikuti aturan, menyelesaikan persoalan, serta mengambil tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Nilai-nilai tersebut menjadi semakin relevan di tengah kebutuhan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu beradaptasi dengan lingkungan.
Melalui kegiatan bersama, peserta juga belajar bahwa keberhasilan sebuah kelompok tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu.
Komunikasi, kepedulian, kekompakan, dan kerja sama menjadi bagian penting yang harus dibangun selama kegiatan berlangsung.
Suasana alam terbuka di kawasan Pemandian Loang Gali turut memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.
Lingkungan tersebut menjadi ruang belajar alternatif yang memungkinkan peserta didik berinteraksi lebih dekat dengan alam sekaligus mengikuti rangkaian aktivitas kepramukaan secara langsung.
Persami Gabungan KKM MTs Kecamatan Jerowaru juga diisi dengan berbagai kegiatan kepramukaan dan pembinaan karakter.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memiliki nilai edukatif.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan anggota baru Pramuka Penggalang tingkat MTs yang berjumlah sekitar 150 orang.
Pelantikan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian Persami. Para peserta yang dilantik memasuki tahapan baru dalam perjalanan mereka di dunia kepramukaan.
Status sebagai Pramuka Penggalang bukan hanya menjadi simbol keanggotaan, tetapi juga diharapkan menjadi awal bagi peserta didik untuk semakin memahami nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kerja sama.
Semangat tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan Persami yang ingin menjadikan pengalaman di alam terbuka sebagai bagian dari proses pendidikan karakter.
Bagi para peserta, dua hari mengikuti kegiatan bersama juga menjadi kesempatan untuk membangun pertemanan lintas madrasah.
Interaksi yang terjalin diharapkan dapat memperluas rasa persaudaraan sekaligus memperkuat silaturahmi antarpeserta didik maupun antarmadrasah di Kecamatan Jerowaru.
KKM MTs Kecamatan Jerowaru berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjadi ruang silaturahmi, Persami diharapkan mampu menjadi salah satu wadah pembinaan generasi muda yang tangguh, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berakhlak, dan memiliki semangat kebersamaan.
Di tengah perkembangan zaman yang membuat peserta didik semakin dekat dengan dunia digital, pengalaman belajar di alam terbuka seperti Persami menawarkan ruang berbeda.
Di sana, mereka tidak hanya belajar dari buku dan layar, tetapi juga dari pengalaman, lingkungan, serta interaksi langsung dengan orang lain.
Dari tenda yang didirikan bersama hingga pelantikan 150 Pramuka Penggalang, Persami KKM MTs Kecamatan Jerowaru menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh dari pengalaman sederhana—ketika peserta didik diberi ruang untuk belajar mandiri, bekerja sama, dan bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan.(PB07)






